Dari Setetes embun, akan aku tumbuhkan rasa cinta
Yang terpendam lama, hingga menguap di dasar hati
Aku tak dapat berpaling dari perasaan yang meronta
Memintaku tetap tegar meski kau tak peduli
Aku Hanyalah semilir angin yang mengharapkan kasih sayang
Hanya sebatas lewat, meniup kata-kata indah di telingamu
Meski semakin direnggut waktu, aku pantang pulang
Masih berharap, mencari apa yang kutahu darimu
Kau adalah fragmen terindah dalam hidupku
Datang melesat cepat ke dalam pikiranku
Namun cukup, sudahi hati yang resah, cinta kita memang semu
Aku tetap mecintaimu walau kau tak peduli
Friday, November 23, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment