Friday, December 7, 2012

LIFE

Gak ada hidup yang mudah. Yang maunya instan tanpa proses. Nihil. Baru jadi manusia aja banyak yang ngatur padahal ada yang lebih maha mengatur.

Sekarang, mau hidup cuma banyak ngeluh? wajar gak ada yang ngelarang. Ada sebutan pengeluh? apa emang itu sebutannya.

Hidup cuma 2 pilihan, mau bahagia apa gak bahagia. Itu aja sih tinggal pilih. Mau pilih yang mana itu hak anda dan mau bagaimana untuk mencapai pilihan tersebut itu juga hak anda.

Kita hidup gak sendirian. Mau jadi apa hidup sendirian? apa harus diputer waktu lagi buat duduk manis di bangku smp dengerin guru pelajaran sosiologi yang berulang sebut manusia sebagai mahluk sosial, yang gak bisa hidup sendiri. Orang-orang di sekitar kitalah yang malah membuat kita kuat. Kuat ngejalanin hidup yang gak ada habis ceritanya. Beruntunglah bagi anda yang masih ditakdirkan menikmati paket lengkap bersama keluarga anda, saya tau itu benar-benar menjadi quality time dan please ucapkan beribu kali bahkan lebih jika kita sayang dengan keluarga kita. Merekalah batu karang yang menahan ombak, merekalah tempat curahan jika kita terhadang sebuah ataupun banyak masalah yang besar.

Aku mau hidup 1000 tahun lagi

Saya yakin itu hanyalah sebuah kiasan. Nyatanya jika kita hidup hingga 1000 tahun akankah sebahagia masa-masa muda sekarang? akankah ada seorang teman yang mau menemani? apakah kita bisa menikmati indahnya pagi dengan menghirup udara segar, melihat burung berkicau dan melihat orang lain dengan aktivitasnya. Pikikan sekali lagi. Destiny. Ya kita udah punya takdirnya. Hidup untuk hidup. From Allah and back to Allah. 




0 comments:

Post a Comment