Entah kenapa aku mulai ragu bagaimana harus memulai semua yang telah dimulai. Permulaan dari sebuah perjalanan panjang yang tidak pernah bisa ditebak akhirnya. Hingga saat ini bayang-bayang keraguan menghantui. Seolah bulan, ia terus memancarkan sinarnya dan aku hanya bisa terdiam ragu atas itu.
Keraguan, entah sampai kapan berada. Berpaling saja seolah kita tak pernah mengenal satu sama lain. Haruskan aku pupuskan semua yang telah ku mulai hanya untuk melepaskanmu dari pikiranku. Tuhan, hanya satu pintaku. Buanglah semua ragu. Berikanku keyakinan agar setiap yang aku lalui, setiap yang aku tempuh, setiap yang aku lakukan, setiap apapun hal yang baik dihadapanmu, dihadapanku dan dihadapan mereka dapat ternilai.
Kini sebuah tanda tanya kian kuat bergetar hebat...
Apakah ragu ini memang diciptakan sebagai daya tipu imajinasi kita sendiri?
Maksudku, ragu itu muncul sesuai kuasa kita atas itu. Mungkinkah aku memiliki kuasa untuk itu?
Aku?
Apakah benar aku?
Apakah kuasa itu muncul sendirinya tanpa disadari? Karena aku tak pernah menyadari berkuasa atas itu. Mungkin keraguan itu muncul bagaikan elang yang melesat cepat jadi tanpa aku sadari, aku memiliki kuasa atas itu.
Terimakasih blog. Kini mari kita lepas kuasa atas keraguan yang ada. Dengan dua pilihan, meyakini keraguan itu adalah kebenaran atau kamu harus menghapus keraguan yang merupakan suatu kesalahan jika memang diteruskan.
It's up to you.
Wednesday, August 5, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment